By: droyalbjewelry | February 18, 2016

Secara umum, warna dibagi menjadi 3 'kombinasi':

Warna Primer
Terdiri dari merah, kuning, dan biru.
Mengapa ini disebut warna primer adalah karena warna-warna ini tidak bisa dihasilkan oleh kombinasi warna lain. Sebutlah warna ungu dicampur oranye, hijau dicampur pink, ataupun hitam dicampur magenta tak akan menghasilkan merah, kuning, maupun biru.

Warna Sekunder
Terdiri dari hijau, oranye, dan ungu.
Warna-warna ini dihasilkan dari mengkombinasi warna-warna primer. Misalnya merah + kuning atau biru + merah.

Warna Tersier
Yang termasuk di sini adalah kuning-oranye, merah-oranye, merah-ungu, biru-ungu, biru-hijau, dan kuning-hijau.
Warna-warna ini adalah hasil kombinasi satu warna primer dengan satu warna sekunder.

Mengetes Sendiri
Anda bisa bereksperimen untuk membuat kombinasi warna. Tak harus selalu dua warna, Anda bisa mencampur tiga sampai empat warna dan lihatlah hasilnya. Ingat juga bahwa banyak dan sedikitnya kandungan satu warna akan merubah hasil dari campuran warna. Misalnya, Anda akan mencampur 1/3 merah + 1/3 kuning + 2/3 oranye. Hasilnya akan berbeda dengan ketika Anda mencampur 1/3 merah + 2/3 kuning + 1/3 oranye.

Bermain-main dengan warna sangat menyenangkan. Untuk memudahkan Anda mengetes warna, ambil kertas dan bagilah menjadi kotak-kotak dengan pensil. Setiap kotak mewakili campuran dari sekelompok warna pilihan Anda. Usahakan tingkat campuran warna berbeda. Akan lebih menantang jika Anda memastikan untuk tidak memakai warna yang sama lebih dari dua kotak.

Selamat bersenang-senang! ^_^

Sumber bacaan dan terjemahan bebas dari colormatters.com
dan pengalaman pribadi.

Category: Tentang Warna 

Tags: mix warna 

Comments:

Be the first to comment ...

Post a Comment